Istiqlal dan Nasionalisme

Entahlah, tugas bintal kali ini menugaskan kami untuk berkunjung ke salah satu masjid terbesar di Asia Tenggara itu. Mari kita cari hubungan dari Masjid Istiqlal dengan rasa nasionalisme.

Genap Berusia 40 tahun, Inilah 7 Fakta Unik Masjid Istiqlal
Sumber gambar : jktgo.com
Sejauh yang saya tahu, nasionalisme adalah rasa kesetiaan terhadap bangsa. Saya sendiri ingat pernah merasa 'nasionalis' ketika mengikuti upacara kemerdekaan 17 Agustus saat di SMA kelas 3 dulu. Sedangkan untuk akhir-akhir ini adalah ketika saya mengikuti motivasi kebangsaan saat orientasi DJPb di Hotel Alila beberapa minggu lalu.

Sedangkan ketika saya memasuki bagian dalam Masjid Istiqlal lantai dasar, entah kenapa saya tidak atau mungkin belum merasa 'nasionalis'. Apa karena suasana masjid yang ramai dan penuh sesak oleh rombongan wisatawan yang hadir dari seluruh penjuru negeri ini, atau memang saya yang kurang 'nasionalis'?

Memasuki  lantai kedua, ruang sholat utama. Saya kagum sekaligus terheran. Saya kagum dengan interior masjid yang memiliki pilar yang kokoh dan kubah yang megah, sekaligus heran, kenapa orang-orang yang ada di dalam masjid ini terlihat seakan-akan mereka tidak sedang berada di masjid. Beberapa orang mengobrol santai tercampur antara pria dan wanita di tempat sholat bagian pria, padahal jelas terpampang disana tulisan "Shaf sholat khusus Ihwan(Laki-laki)". Ada pula orang-orang yang makan gorengan, tak lupa meninggalkan sampah secara sembarangan. Kurang beretika.

Karena datang selepas jam 3, saya menunaikan Sholat Ashar di Istiqlal. Ketika selesai sholat, saya mendongak menatap langit-langit kubah. Besar sekali. Tapi saya masih belum bisa merasakan nasionalisme muncul. Saya coba melihat ke sekeliling, ada orang-orang yang sholat, anak-anak kecil berlari, remaja mengaji, juga orang tua yang sedang merebahkan diri. Dalam hati saya berkata. "Mereka orang-orang dari daerah yang jauh dari Jakarta, rela meluangkan waktu mereka untuk singgah kesini. Jika bukan hanya sekedar untuk menunaikan kewajiban sholat, lalu apa? 

Genap Berusia 40 tahun, Inilah 7 Fakta Unik Masjid Istiqlal
Sumber : Tripadvisor.co.id
Sepulang dari Istiqlal, saya coba mencari tahu lebih dalam mengenai Masjid Istiqlal. Ada beberapa fakta yang membuat saya takjub. Ternyata Istiqlal dirancang oleh seorang Nasrani, Frederich Silaban. Tidak seperti sekarang yang penuh dengan isu-isu agama, Indonesia yang dulu adalah negara yang benar-benar menjunjung Bhinneka Tunggal Ika. Rancangan beliau ternyata sarat akan makna. Kubah yang menjadi pusat perhatian saya saat pertama datang memiliki diameter sebesar 45 meter, sedangkan yang kecil 8 meter. Di atas kubah, terdapat bulan bintang yang tingg tiang penyangganya mencapai 17 meter. Semua ini melambangkan tanggal kemerdekaan negara kita. Istiqlal sendiri memiliki arti kemerdekaan dalam bahasa Arab. 

Dari hal di atas, saya sadar. Ternyata Istiqlal bukanlah masjid biasa. Namun sebuah simbol yang dapat menjadi pengingat bagi kita untuk selalu mensyukuri kemerdekaan yang kita rasakan hingga saat ini, juga sebagai simbol toleransi beragama. Semoga dari mensyukuri kemerdekaan dan sadar mengenai arti toleransi beragama, nasionalisme saya bisa bertambah, Aamiin.



 

Komentar